Angel Investment Network Indonesia (ANGIN) baru saja menyalurkan investasi ke Collabit, startup bioteknologi kelautan asal Indonesia. Langkah ini dilakukan melalui program WiraUsaha dengan dukungan Koalisi Ekonomi Membumi (KEM), sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi biru yang berkelanjutan.
Collabit: Inovasi dari Limbah Laut
Berbasis di Bitung, Sulawesi Utara—kota yang dikenal sebagai pusat industri tuna—Collabit hadir untuk mengatasi masalah rendahnya pemanfaatan limbah ikan. Dengan prinsip ekonomi biru sirkular, mereka mengolah limbah perikanan menjadi produk bernilai tinggi, termasuk:
- Collabit Marine Collagen – Kolagen laut dari ikan tuna yang baik untuk kesehatan kulit.
- Collabites Jelly Tea – Minuman sehat berbasis kolagen laut dan jelly tea tradisional.
- Collabit Fish Peptides – Biostimulan organik yang dapat digunakan untuk pertanian dan pakan ternak.
Dampak dan Prospek Masa Depan
Investasi dari ANGIN akan digunakan untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperkuat riset dan pengembangan, serta membangun rantai pasok yang lebih kuat. Managing Director ANGIN, David Soukhasing, menyebutkan bahwa Collabit dipilih karena memiliki pengalaman dan komitmen jangka panjang terhadap ekonomi biru Indonesia.
Bagi para pengusaha muda, investasi ini memberi inspirasi bahwa inovasi berbasis lingkungan memiliki potensi besar. Sumber daya laut yang selama ini kurang dimanfaatkan bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan, terutama dengan pendekatan berkelanjutan.
Jika kamu tertarik mengembangkan usaha berbasis ekonomi biru, Collabit adalah contoh nyata bahwa kreativitas dan solusi lingkungan dapat berjalan beriringan dengan pertumbuhan bisnis.
Source : news.dailysocial.id
Image : collabit.id