Binar baru saja meluncurkan SINCRO, platform AI-native berbasis no-code yang hadir untuk memberdayakan siapa saja—termasuk pengguna non-teknis—membangun dan menjalankan agen AI mereka sendiri. Inisiatif ini hadir setelah Binar mengakuisisi teknologi Qutke, sebuah platform AI agent builder asal Tiongkok, yang akan dilokalisasi sesuai kebutuhan pasar Indonesia.
Latar Belakang Akuisisi
Binar menilai bahwa masa depan transformasi digital bukan hanya soal siapa yang menggunakan AI, tetapi siapa yang menciptakannya untuk menjawab tantangan lokal. Dengan akuisisi Qutke, Binar menyerap kapabilitas R&D dan keahlian engineer AI Tiongkok, sekaligus membuka jalur transfer pengetahuan untuk membangun ekosistem AI developer yang inklusif di Tanah Air.
Fitur Utama SINCRO
- Builder AI Agent No-Code
Pengguna cukup drag-and-drop langkah kerja (workflow) tanpa menulis satu baris kode pun.
- AI Orchestrator End-to-End
Menyatukan builder, orchestrator, dan konektor lokal, sehingga eksekusi AI dapat terintegrasi mulus dengan sistem perusahaan yang sudah ada.
- Implementasi Cepat
Dalam waktu dua minggu, perusahaan bisa merasakan manfaat agen AI, mulai dari otomatisasi laporan harian hingga dynamic pricing.
- Integrasi Multikanal
SINCRO mendukung konektor ke berbagai alat operasional seperti ERP, Google Suite, WhatsApp, hingga sistem HR, Finance, dan Sales Ops.
Manfaat untuk Korporasi dan Edukasi
Binar memfokuskan SINCRO pada use case “automation with brain” untuk fungsi internal perusahaan. Contohnya:
- Otomatisasi pelaporan harian
- Penentuan harga dinamis
- Orkestrasi workflow di berbagai tools
- Dukungan agen AI untuk HR, keuangan, dan penjualan
Selain korporasi, Binar juga menggandeng sekolah dan institusi pelatihan. Lewat semangat “learning by building”, siswa tak hanya mempelajari teori AI, tetapi langsung merancang dan menjalankan agen AI mereka. SINCRO bahkan rencananya akan masuk ke kurikulum utama salah satu sekolah internasional di Indonesia, menjangkau ribuan pelajar dari kelas 6 hingga SMA.
Visi Jangka Panjang
Dalam siaran pers (22/07/2025), CEO Binar Alamanda Shantika menegaskan bahwa SINCRO bukan sekadar produk, melainkan gerakan nasional untuk melahirkan generasi kreator AI masa depan Indonesia. Pendekatan bottom-up adoption engine diharapkan dapat membuka peluang monetisasi melalui:
- Lisensi platform
- Lisensi kurikulum dan pelatihan guru
- Kemitraan edukasi
Dengan lebih dari 100 klien korporasi sejak 2016, Binar siap memanfaatkan jaringan yang ada untuk mempercepat adopsi SINCRO dan mendorong transformasi AI di seluruh lapisan masyarakat.
Source : news.dailysocial.id
Disclosure: Artikel ini diproduksi dengan bantuan AI