BLIBLI IPO TARGETKAN RP7.99 TRILIUN

BLIBLI IPO TARGETKAN RP7.99 TRILIUN

PT Global Digital Niaga Tbk. (BELI) atau Blibli menetapkan harga final Rp450 per lembar pada penawaran umum perdana saham (initial public offering/IPO). Perusahaan e-commerce milik Grup Djarum itu sebelumnya menawarkan harga di rentang Rp410 hingga Rp460 per lembar saham.


Blibli bakal melepas 17,77 miliar saham baru, setara 15 persen dari modal ditempatkan dan disetor. Bila dikalkulasi, Blibli berpotensi mengantongi Rp7,99 triliun dari aksi korporasi ini.


Sebanyak Rp5,5 triliun (sekitar 68 persen) dana hasil IPO rencananya dialokasikan untuk membayar utang ke PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dan PT Bank BTPN Tbk. (BTPN), masing-masing senilai Rp2,75 triliun.


Sisanya bakal dimanfaatkan untuk modal kerja Blibli dan entitas anak guna mendukung kegiatan bisnis utama dan pengembangan usaha, seperti:

  • Penjualan dan pemasaran
  • Biaya kegiatan operasional
  • Pengembangan produk
  • Penambahan fasilitas pendukung


Rinciannya sebagai berikut:

  • Sekitar 57 persen dari sisa dana segar akan digunakan untuk modal kerja perseroan
  • Sebanyak 43 persen akan digunakan oleh entitas anak perseoran—GTNe—yang akan disalurkan secara bertahap dalam bentuk peningkatan penyertaan modal, mulai kuartal IV/2022


Blibli juga menawarkan management and employee stock option (MESOP) sebanyak-banyaknya 3,65 miliar lembar saham atau setara 2,99 persen saham yang ditempatkan dan disetor BELI.


BCA Sekuritas dan BRI Danareksa Sekuritas menjadi penjamin pelaksana emisi efek. Penjamin emisi efek yang ditunjuk Blibli, yakni:

  • PT Credit Suisse Sekuritas Indonesia
  • PT Morgan Stanley Sekuritas Indonesia
  • PT DBS Vickers Indonesia
  • PT Mandiri Sekuritas
  • PT BNI Sekuritas
  • PT Indo Premier Sekuritas
  • PT KB Valbury Sekuritas
  • PT Yulie Sekuritas Indonesia
  • PT Danasakti Sekuritas Indonesia


Berikut rencana IPO Blibli:

  • Masa penawaran umum: 2-–4 November 2022
  • Tanggal penjatahan: 4 November 2022
  • Distribusi saham secara elektronik: 7 November 2022
  • Tanggal pencatatan saham di Bursa Efek Indonesia: 8 November 2022


Sebelum mengumumkan rencana IPO, Blibli membentuk ekosistem omnichannel terintegrasi dengan Tiket.com dan jaringan supermarket Ranch Market. Ekosistem ini memungkinkan pengguna untuk mendapatkan layanan dari ketiga perusahaan di seluruh platform.


Blibli menyusul GoTo dan Bukalapak yang sudah lebih dulu melantai di Bursa Efek Indonesia. Bukalapak mengantongi dana publik sebesar Rp21,9 triliun, sedangkan GoTo memperoleh sekitar Rp15,8 triliun.


source : https://id.techinasia.com/blibli-ipo-rp817-triliun

  • Share: